?

METODE SERIAL DATA UNTUK MEMPERKIRAKAN DEBIT BANJIR TAHUNAN RATA-RATA (MEAN ANNUAL FLOOD) DI DAERAH PENGALIRAN SUNGAI (DPS) SERAYU-CITANDUY KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 1997 – 2006

Laeli Nur, Baeti (2017) METODE SERIAL DATA UNTUK MEMPERKIRAKAN DEBIT BANJIR TAHUNAN RATA-RATA (MEAN ANNUAL FLOOD) DI DAERAH PENGALIRAN SUNGAI (DPS) SERAYU-CITANDUY KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 1997 – 2006. Other thesis, UNES.

[img]
Preview
Text (METODE SERIAL DATA UNTUK MEMPERKIRAKAN DEBIT BANJIR TAHUNAN RATA-RATA (MEAN ANNUAL FLOOD) DI DAERAH PENGALIRAN SUNGAI (DPS) SERAYU-CITANDUY KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 1997 – 2006)
3006.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (498kB) | Preview

Abstract

Laeli Nur Baeti, Metode Serial Data untuk Memperkirakan Debit Banjir Tahunan Rata-Rata (Mean Annual Flood) di Daerah Pengaliran Sungai (DPS) Serayu-Citanduy Kabupaten Banyumas Tahun 1997-2006. Kata Kunci: Metode Serial Data, Debit Banjir Tahunan Rata-Rata. Penggunaan metode statistik banyak digunakan dalam berbagai bidang penelitian. Adapun salah satu contoh penggunaan metode statistik dalam bidang ilmu pengetahuan adalah pada bidang hidrologi. Permasalahan yang akan dipecahkan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut. Pertama, Bagaimanakah aplikasi metode statistik digunakan dalam bidang hidrologi khususnya untuk menghitung MAF? Kedua, Metode statistik apa yang digunakan untuk menghitung MAF? Ketiga, Apakah perlunya periode ulang dari debit banjir Sungai Serayu-Citanduy diketahui?. Penghitungan MAF dalam kegiatan ini menggunakan Metode Serial Data. Perhitungan MAF dengan metode ini dilakukan apabila tersedia data debit banjir minimal 10 tahun data runtut waktu. Metode statistik yang digunakan dalam analisis data kegiatan ini adalah: rata-rata hitung, median, standart deviasi/simpangan baku, standart error (SE), dan koefisien variansi. Pengambilan data dalam kegiatan ini dilakukan dengan cara mengambil langsung data dari Balai PSDA Serayu-Citanduy Purwokerto. Dari hasil pengambilan data yang telah dilakukan, hanya diperoleh data yamg mempunyai rentang waktu 10 tahun, yaitu dari tahun 1997 sampai tahun 2006. Maka metode yang digunakan untuk menganalisis data untuk menghitung MAF-nya adalah dengan menggunakan Metode Serial Data (Data Series), dan karena tidak tersedia data yang lebih panjang, maka akan dihitung debit pada periode tertentu (QT) dengan menggunakan faktor pembesar MAF. Dari analisis data diperoleh nilai MAF sebesar 319,431 m /dtk, dengan nilai koefisien variansinya adalah sebesar 1,02 atau 102%. Sesuai dengan teori dalam hidrologi, bahwa semakin besar nilai koefisien variansinya, maka data bersifat heterogen atau kurang merata, sedangkan jika nilai koefisien variansi semakin kecil maka data bersifat homogen atau merata, sehingga dapat dikatakan bahwa data debit banjir dari tahun 1997 sampai tahun 2006 bersifat heterogen atau tidak merata, dalam artian bahwa data debit banjir di DPS Serayu-Citanduy mulai tahun 1997-2006 terjadi perbedaan yang signifikan atau terdapat perbedaan data debit banjir yang sangat jauh di tiap tahunnya. Analisis data didapatkan bahwa semakin besar periode ulang, maka akan diperoleh debit banjir dan faktor pembesar yang semakin besar pula. Karena di DPS Serayu-Citanduy tidak terdapat data debit banjir yang lebih besar maka pemerintah setempat tidak harus melakukan perbaikan saluran aliran sungai. Untuk penelitian yang akan datang diharapkan agar mencari faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya debit puncak banjir. 3

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: A General Works > AS Academies and learned societies (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan Komputer > Prodi Matematika
Depositing User: Agun Widiyanto n
Date Deposited: 13 Nov 2018 16:26
Last Modified: 13 Nov 2018 16:26
URI: http://repository.unugha.ac.id/id/eprint/108

Actions (login required)

View Item View Item